Seperti
miniatur bayi, tapi lebih nyata
Mengapung
pada toples berisi cairan
Entah
cairan mimpi atau rendaman tangis
Yang
tampak tak ada ombak bergejolak
Ada
nama di sana, toples itu berjudul,
Layaknya
resep masakan yang berderet
pada majalah mingguan ibu
Jen
kultur ragi biang pembuat roti,
Bagel,
Foccacia, Baguette, Ricotta
Benarkah?
Tidak,
Jen bersama formula gula tebu,
Rempah
dan alkohol dalam jager,
Lebih
sering wine, pada vodca, dan tequila
Menyalami
kehidupan petang …
Bukan
tidak peduli, bukan harus terpatri
Nafas
demi nafas menusuk ruang kewanitaan,
Mengapa
ciptaan-NYA menciptakan kehidupan?
Sedang
PENCIPTA-nya menggariskan kematian…
Apakah
ciptaan-NYA sudah merasa sebagai PENCIPTA?
(Gg)
No comments:
Post a Comment