7 January 2013

Salah Siapa?



Aku menghampiri ritme yang menyeluruh
Menyatu dengan degup
Buku – buku jari itu ringkih
Menemukan ruasnya panik
Berbisik pada pergelangan
yang mereka sebut tangan
Meminta menyatu untuk bersama
Kesatuan itu menggapai-gapai
?
Dia tetap saja memunggungi
Penyatuan itu kembali mengajak
Irama kuduk dan desir di punuk
Juga peluh dan kelopaknya
Nafas dan rongganya
Begitupun telinga dan martilnya
?
Tapi dia tak berbalik
Sendi begitupun nyawa
Menjadi relawan tanpa rencana
Meraba nyeri yang mendesir
Tapi bibir ini sedang tak akur dengan pita sopran
Hanya dibantu rahang mengatup menganga
Dibantu raut dengan kerutan dahi
?
Tapi dia semakin jauh
Otakku bukan tanpa usaha,
Semua sistem menjamu perintah,
hanya pita suara yang kini hening
Semua …
Lalu salah siapa jika milyaran sel masih merindumu?