Saat masa dewasa datang lalu membuat orang – orang dewasa berfikir bahwa yang ternikmat didunia adalah bercinta… aku sibuk berjuang untuk sekedar bernafas, membuat hari – hariku setenang mungkin dengan irama satu dua tiga empat ala ritme bijak dan nyanyian tanpa intonasi tinggi..
Aku menidurkan hatiku dari jatuh cinta, aku tidak akan mungkin sanggup merasakan deg deg kan, degup jantung terpompa keras dan malu-malu mendatangi wanita cantik untuk merayu. Aku normal, aku mahasiswa teknik mesin yang punya banyak buku.. ya, mudah sekali ditebak. Buku tentang mesin. Aku teramat bersyukur waktu itu tidak mengenal twitter, terhindar dari twit @anjinggombal, @jomblogalau, atau bahkan si penulis puisi galau @amrazing.
Yang sempat menjadi bahan diskusi antara batin dan jiwaku adalah teori si setengah salmon Radityadika “Laki-laki itu hanya ada dua tipe, kalo ngga homo ya brengsek”. Dasar setengah salmon, kamu kan laki-laki juga…. Hmmmm
Oh ya, namaku Frangki, Anak pertama dan satu-satunya milik momi , aku lahir dengan sakit jantung. Rutinitasku hanya pergi ke kampus, lalu pulang dan menikmati waktu mendunia maya. Momi pasti menyiapkan nama sebagus itu bukan tanpa wish, tapi Tuhan berencana beda mom, I’m sorry ….
Kacamata, kemeja rapi dengan kancing penuh, dan beberapa buku ditangan. Yah entah siapa yang menciptakan simbol komunikasi bahwa penampilanku ini disebut culun. Coba saja pikirkan, aku berkemeja rapi layaknya eksekutif muda, kenapa di sebut culun?
Hari ini gerimis, aku hanya duduk didekat jendela dan menatap laptop yang loading ke salah satu situs komunitas mesin di dunia maya, sambil sesekali mengalihkan pandangan pada bulir gerimis yang hampir memenuhi sisi luar jendela kamar disampingku. Menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskannya sambil memejamkan mata. Jet audioku masih sibuk memanjakan telingaku dengan air traffic milik Owl city.
Pikiranku terbang, membayangkan aplikasi magic yang selalu berkedip centil meminta nama dariku. Hahh, kunamai apa mesin temuanku ini. Aku menciptakannya untuk mengomentari segala keluh kesahku, pujianku, kritikku, luapan emosiku. Hmmmm, bukan tanpa asal memang jawaban dari mesin ini. Aku menghubungkan alplikasi ini dengan jejaring sosial dan beberapa situs pencari seperti google. Bila google mencari berdasarkan beberapa patah kata yang ditulis, mesin temuanku ini akan mencari jawaban dari keluh kesah yang aku bicarakan setelah menekan tombol record dibagian Header . Setelah mencari, mesin ini akan langsung membacakan jawaban dengan suara merdu semerdu suara Momi. Jika aku membuat status di salah satu media sosial dan mendapat komentar, mesin ini juga akan membacakannya untukku. Nyaman sekali menemukannya, hanya saja aku belum menemukan nama yang baik untuknya..
Masih berfikir dan belum menemukan nama aku memutuskan turun dan mendapatkan orange flootku secepatnya, tapi.. ditengah - tengah menuruni tangga suara Momi terdengar tertawa, seperti sedang berbicara dengan seseorang di telfon. Aku bersikeras menguping, tapi suara Momi telalu pelan, hanya tawanya saja yang renyah mengusik gendang telinga.
Oke, aku menyerah.. orangefloot lebih menarik. Aku menuju dapur dan segera menemukan yang ku cari. Oh ya, orangefloot ini, Aku mulai amat menyukainya saat seseorang di wilayah aplikasi temuanku mencoba menjawab record milikku. Aku mengatakan
"Apa jadinya ranum bibir tanpa Kening.. Aku tenang saat mengecupnya, dan dia katakan padaku, kecupku membuatnya tenang. Lalu dimana neraca imaji? aku mulai oleng dan tak seimbang !!"
Tiba2 jawaban masuk :
"Dia tersimpan lekat dan menunggu.. tenanglah, dia imaji yang nyata, tersimpan dalam orange yang sedikit masam dan floot yang lembut .. Ya dia ada disana, temukan dia, dan tenanglah disana, waktu masih berputar menuju pertemuan.. "
Aku tersenyum sayu waktu itu.. ya ini aku yang kemudian menjadi pecandu. pecandu orange yang masam dan floot yang lembut. Manja, itu nama yang dibubuhkan pada jawabannya... Renyah dan membuatku terpana beberapa saat. Kata - kata itu membuatku berbesar hati, mengusik nyali untuk mendengar lembut suaranya,r enyah tawanya, dan si pemilik nama yang indah.. Manja...
Aku menikmati floot sambil mengingat kejadian itu.. Kini dia sering hadir dan memberikan semacam obat penenang dari setiap ungkapanku di mesin ini. Dan tiba - tiba saja otakku tergelitik membayangkan nama untuk mesin temuanku.. Yah, Manja... hahaha mulai saat ini kau ku panggil Manja, Kau mendominasi... Kau mendominasi, dan kau pantas di kenang. Manja.. Kau kah kening tempat persinggahan ranum bibir ku ?? (Mulai mimpi)
"Eheeeemm."
"Ahh Mooooommii."
"Hehe kamu ngelamun sayang, senyum - senyum lagi, momi di ajak dong."
"Ahh momi, jadii maluuuu niii, enggak kok orangeflootnya enak nih, momi mau?"
"Bener ngga ada yang angky sembunyikan?" (tanya mom penasaran)
"Enggak momi, serius mom."
"Hehe ya sudah anak momi yang cakep, oh ya besok anak temen momi mau kesini. Mungkin dia akan tinggal disini sebulan, Mamanya mau ke luar kota dan dia harus kuliah jadi dia dititipkan disini. Namanya Lady."
"Uhuk..uhuukkk, "
"Sayang?"
"Cewek mom?"
"Iya, kamu ngga apa-apa kok sampe batuk gitu?"
" i'm oke mom no problem. Balik ke kamar dulu ya mom... Muach."
Aku kembali kekamar dengan perdebatan dalam otak, "Hey, hello wanitanya belum ada kenapa panik??? plis angky". hahaha ini gila, Aku terlalu berlebihan. Mungkin karena di rumah ini tidak pernah ada wanita selain momi sebelumnya.
Oke, aku menyerah.. orangefloot lebih menarik. Aku menuju dapur dan segera menemukan yang ku cari. Oh ya, orangefloot ini, Aku mulai amat menyukainya saat seseorang di wilayah aplikasi temuanku mencoba menjawab record milikku. Aku mengatakan
"Apa jadinya ranum bibir tanpa Kening.. Aku tenang saat mengecupnya, dan dia katakan padaku, kecupku membuatnya tenang. Lalu dimana neraca imaji? aku mulai oleng dan tak seimbang !!"
Tiba2 jawaban masuk :
"Dia tersimpan lekat dan menunggu.. tenanglah, dia imaji yang nyata, tersimpan dalam orange yang sedikit masam dan floot yang lembut .. Ya dia ada disana, temukan dia, dan tenanglah disana, waktu masih berputar menuju pertemuan.. "
Aku tersenyum sayu waktu itu.. ya ini aku yang kemudian menjadi pecandu. pecandu orange yang masam dan floot yang lembut. Manja, itu nama yang dibubuhkan pada jawabannya... Renyah dan membuatku terpana beberapa saat. Kata - kata itu membuatku berbesar hati, mengusik nyali untuk mendengar lembut suaranya,r enyah tawanya, dan si pemilik nama yang indah.. Manja...
Aku menikmati floot sambil mengingat kejadian itu.. Kini dia sering hadir dan memberikan semacam obat penenang dari setiap ungkapanku di mesin ini. Dan tiba - tiba saja otakku tergelitik membayangkan nama untuk mesin temuanku.. Yah, Manja... hahaha mulai saat ini kau ku panggil Manja, Kau mendominasi... Kau mendominasi, dan kau pantas di kenang. Manja.. Kau kah kening tempat persinggahan ranum bibir ku ?? (Mulai mimpi)
"Eheeeemm."
"Ahh Mooooommii."
"Hehe kamu ngelamun sayang, senyum - senyum lagi, momi di ajak dong."
"Ahh momi, jadii maluuuu niii, enggak kok orangeflootnya enak nih, momi mau?"
"Bener ngga ada yang angky sembunyikan?" (tanya mom penasaran)
"Enggak momi, serius mom."
"Hehe ya sudah anak momi yang cakep, oh ya besok anak temen momi mau kesini. Mungkin dia akan tinggal disini sebulan, Mamanya mau ke luar kota dan dia harus kuliah jadi dia dititipkan disini. Namanya Lady."
"Uhuk..uhuukkk, "
"Sayang?"
"Cewek mom?"
"Iya, kamu ngga apa-apa kok sampe batuk gitu?"
" i'm oke mom no problem. Balik ke kamar dulu ya mom... Muach."
Aku kembali kekamar dengan perdebatan dalam otak, "Hey, hello wanitanya belum ada kenapa panik??? plis angky". hahaha ini gila, Aku terlalu berlebihan. Mungkin karena di rumah ini tidak pernah ada wanita selain momi sebelumnya.
BERSAMBUNG

No comments:
Post a Comment